GpY0GpGiTfdpGSW5TSCoTfz6Gi==

Soal dan penyelesaian dinamika rotasi

Font size
Print 2
Soal 1
Sebuah batang bermassa 2M dan panjang L dihubungkan ke dinding oleh sebuah engsel, dimana batang bebas berotasi. Seutas tali mendatar yang dihubungkan ke ujung batang menahan batang pada sudut θ terhadap arah vertikal, seperti ditunjukkan pada gambar. Jika tiba-tiba tali putus, tentukan percepatan sudut batang!
Solusi:
Tentunya batang berotasi pada engselnya (poros O), maka gaya-gaya yang bekerja pada batang ditunjukkan pada gambar di bawah ini,
Torsi pada titik O diakibatkan oleh gaya berat batang w karena ketika tali putus tegangan tali sama dengan nol (T = 0) dan gaya kontak engsel dan batang yaitu V dan H tidak menyebabkan momen gaya pada O.
Gaya w, lengan momen à OR = ½ L sin θ
Maka, resultan momen gaya pada titik O adalah
ΣτO = Iα à momen inersia batang pada salah satu ujungnya adalah I = 1/3 ML2
w x OR = (1/3 ML2)α
(w x ½ L sin θ) =  (1/3 ML2)α
(Mg x ½ L sin θ) =  (1/3 ML2)α


Soal 2
Silinder pejal dan bola pejal yang memiliki massa dan jari-jari yang sama dilepaskan dari keadaan diam dari sebuah bidang miring kasar dengan sudut kemiringan θ. Perbandingan percepatan yang dialami silinder dan bola tersebut adalah . . . .
A. 5 : 1
B. 2 : 1
C. 5 : 4
D. 1 : 2
E. 4 : 5

Jawab: C

Gambar di atas menunjukkan sebuah benda yang dengan momen inersia I = kMR2 berotasi menuruni bidang miring, menurut hukum II Newton kita peroleh

F = ma
Mg sin θ – f = Ma (*)

Benda berotasi akibat gaya gesekan, maka

τ = Iα
fR = kMR2(a/R) karena a = αR
f = kMa (**)

dari (*) dan (**) kita peroleh

 Mg sin θ – kMa = Ma

Sehingga,

a = g sin θ/(k + 1)

untuk silinder dan bola yang memiliki momen inersia masing-masing Isilinder = ½ MR2 dan Ibola = 2MR2/5, maka
as/ab = 5/4


Soal  3
Dua benda bermassa m1 = 5 kg dan m2 = 4 kg dihubungkan dengan seutas tali ringan melalui sebuah katrol dengan massa M =  2 kg dan jari-jari R = 10 cm. Massa m2 berada pada bidang miring licin dengan sudut kemiringan θ = 300. Tentukan: (a) percepatan sistem, (b) percepatan sudut katrol, dan (c) tegangan tali.
                                                                   
Jawab:
Gambar di bawah menunjukkan gaya-gaya yang bekerja pada benda dan katrol.


Hukum II Newton berlaku untuk kedua benda,

Benda m1:
50 N – T1 = 5a
T1 = 50 – 5a (*)

Benda m2:
T2 – 20 N = 4a
T2 = 20 + 4a (**)

Katrol:
τ = Iα
(T1T2)R = ½MR2(a/R)
T1T2 = ½Ma = a (***)

Dari persamaan (*), (**) dan (***) kita peroleh

50 – 5a – (20 + 4a) = a
a = 3 m/s2

maka percepatan sudut katrol adalah

α = a/R = 3 m/s2/0,1 m = 30 rad/s2

Tegangan pada kedua tali adalah
T1 = 50 – 5a = 35 N
T2 = 20 + 4a = 32 N

Soal  4
Sebuah bola pejal bermassa m = 5,0 kg berada diatas permukaan bidang miring yang kasar dengan sudut θ =  300 yang ditarik gaya F = 23 N seperti diperlihatkan gambar berikut!

Percepatan gerak bola jika jari-jarinya adalah R = 10 cm adalah . . . .
A. 1,5 m/s2
B. 3,0 m/s2
C. 4,0 m/s2
D. 5,5 m/s2
E. 7,0 m/s2

Jawab:
Gaya-gaya yang bekerja pada bola diperlihatkan pada gambar di bawah ini!

Berlaku hukum II Newton pada bola, sehingga

F + f + (–mg sin θ) = ma (*)

Bola berotasi terhadap porosnya akibat adanya gaya gesek dan gaya F, maka
τ = Iα dengan a = αR, maka

FR + fR = (–2mR2/5)(a/R)
F f = 2ma/5
f = F – 2ma/5  (**)

Dari (*) dan (**) kita peroleh

F + (F – 2ma/5) + (–mg sin θ) = ma
2Fmg sin θ = 7ma/5
a = 5[2Fmg sin θ]/7m
a = 5[2 x 23 N – 50(1/2)]/(7 x 5 kg) = 3,0 m/s2
Soal dan penyelesaian dinamika rotasi
Check Also
Next Post

2Comments

Sobat Fisika! Berikan Komentar di kolom komentar dengan bahasa yang sopan dan sesuai isi konten...Terimasih untuk kunjunganmu di blog ini, semoga bermanfaat!

Link copied successfully